Memaafkan diri.
03.04.00
Seringkali proses memaafkan diri sendiri lebih sulit dibandingkan proses memaafkan orang lain yang menyakiti kita.
saat orang lain menyakiti kita, ada diri kita yang mencoba mengerti bahwa orang lain bisa melakukan salah dan hubungan antara manusia itu penting. bahwa setiap manusia tidak ada yang menginginkan untuk menyakiti orang lain dan melakukan dosa.
Tapi saat diri kita yang menyakiti? kita suka lupa bahwa diri juga manusia. dan bisa menyakiti diri, tidak terkecuali diri sendiri.
Kecewanya, saat di sakiti oleh diri sendiri jiwa kita tidak ada yang 'menenangkan'. maka, kerap kali, saat kita melakukan kesalahan dan menyakiti diri sendiri, kita jadi cenderung menyalahkan atas apa-apa yang terjadi. menyalahkan terus menerus.
Menyalahkann diri akan berhenti jika kita bisa mnegikhlaskan kesalahan yang diri kita perbuat. Mengikhlaskannya untuk menjadikan 'mereka' pembelajaran hidup yang akan diingat saat melangkah kelak.
Memaafkan diri memang terasa begitu sulit buat gue. karena gue adalah kaum perfeksionis yang gasuka kalo gue membuat salah. tapi belajar dari ketidakmampuan gue menerima kesalahan yang pernah gue buat adalah semakin gue gabisa memaafkan diri sendiri semakin lama gue 'sembuh' dari sakit yang pernah gue perbuat. karena menyalahkan diri sendiri itu menyakiti jiwa. menyakiti hati. tidak membuat perasaan gue menjadi lebih baik.
Dan ga ada yang bisa menyembuhkan luka hati yang disebabkan kesalahan diri sendiri selain gue dan Tuhan.
0 comments