yang baik yang kayak gimana?

05.04.00

jadi kemarin lalu, saat terjebak dalam lautan mobil di tol-entahapa-di daerah jakarta, gue dan sahabat gue seperti biasa ngobrol macem-macem.
kami membicarakan banyak hal seperti biasa, kali ini membicarakan tentang pasangan baik.

"dulu, kata guru les gue, pasangan yang baik itu pasangan yang bisa membuat pasangannya menjadi lebih baik. mungkin dari sifatnya, tadinya pemarah jadi bisa lebih sabar" kata gue di tengah pembicaraan kami.

"sodara gue dulu, cewe, gajadi tunangan" katanya mulai bercerita, tanpa menanggapi omongan gue tadi (seperti biasa :") )
"gara-gara dia ngerasa kalo calon suaminya itu rajin solat, baik bangetlah pokoknya. orang keluarga cewenya itu suka banget sama calonnya itu. tapi pas ditanya alesannya ngebatalin, sepupu gue bilang, kalo sama dia saya ngerasa ga jadi diri saya sendiri aja, jadi munafik"
"kan itu membuktikan yah, pasangan yang baik itu, bukan berdasarkan persepsi orang lain, tapi apakah saat sama dia kita bisa menjadi diri sendiri"

kemudian seperti biasa gue menyaring kata-katanya kembali didalam otak gue.
iyasih ya.
kadang kita nerima orang yang baik menurut orang menjadi pasangan kita, padahal belum tentu dia baik untuk kita. emang sebaiknya ya, mencari pasangan yang baik dari kacamata kita, bukan darikacamata orang lain, walaupun dari orang terdekat.

pasangan yang baik menurut gue mah, ya yang kaya.
kaya hati, kaya pengertian, kaya kesabaran dan kaya cinta untuk gue. sadap! :D




You Might Also Like

0 comments

Pinterest

Like us on Facebook

Flickr Images

Subscribe