Surat Untuk Kamu

12.27.00

Malam ini, 
izinkan saya merangkai kata gombal.
yang mungkin saja membuat kamu tak betah lama-lama membacanya.
ah, bukan gombal.
hanya saja ungkapan hati
ah, entahlah.
gombal atau bukan, sungguh ini dari hati.
silahkan nikmati.


taukah kamu?
saya sudah menulis ribuan kata lalu menghapusnya.
karena sungguh tak bisa perasaan saya, saya ungkapkan lewat kata.
tapi biarlah saya mencoba.
sekali saja.

SURAT UNTUK KAMU

kamu.
yang memberi tawa.
terima kasih untuk tiaptiap detik yang menyenangkan.
yang selalu kamu bawa untuk hari saya.

kamu.
yang menengangkan.
terima kasih untuk kata penenang yang tak pernah henti dilontarkan
sungguh kata mu, lebih ampuh dari obat penenang apapun!

kamu,

adakah kata lain dari terima kasih? karena sungguh saya akan menulis rentetan kata terima kasih. untuk kehadiranmu dalam hidup. dan mungkin kamu akan bosan, karena isi suratnya hanya ucapan terima kasih.
terima kasih, atas apa-apa yang kamu beri pada hidup saya.
semangat, kerumitan pikiran, kesabaran, keteguhan hati, mimpi yang hilang, semua. membuat hidup saya menjadi lebih baik

kamu,
bahkan saya tidak pernah tau kita akan seperti apa kelak
siang nanti masih tetap manis atau tidak
sejauh apa akan melangkah
sekuat apa akan bertahan
akan tetap seperti ini atau akan berubah
tetap bersama atau akan berpisah

apapun yang akan terjadi, kamu.
sungguh (nanti) saya tidak akan menyesali surat yang saya layangkan pagi ini untuk kamu.
sama seperti saya tidak pernah menyesali kamu memasuki hidup saya.
dan mengacaukan perasaan saya. melawan perasaan takut untuk sakit dan bertahan untuk berjuang. keluar dari zona nyaman saya untuk tetap berjalan sesuai dengan apa-apa yang saya inginkan. melukis kebahagiaan saya sendiri. bukan kebahagiaan semu.

kamu,
pagi ini tidak ada bulan
tapi saya jua sibuk berdoa pada Tuhan
agar esok telat datang
atau jika memang matahari akan terbit pada detiknya
saya minta pada Tuhan
untuk setidaknya menghapus keraguan pada pikiran akan masa depan
untuk setidaknya membiarkan kita menikmati pagi ini, hari ini
tanpa beban masa depan.

kamu, 
sekali lagi.
terima kasih.

You Might Also Like

0 comments

Pinterest

Like us on Facebook

Flickr Images

Subscribe