Saya masih widya kok!

07.16.00

"Oh kamu ketua YAFI yah?" kata seorang teman di twitterbeberapa minggu lalu.
"Bukan, aku widya kok. heuheu" gue menjawab asal.

jadi, apakah widya memang benar adanya menjabat sebagai ketua YAFI? atau sejatinya hanya bualan belaka agar popularitasnya terdongkrak? lalu, apa motivasi dibalik ini semua? adakah ini hasil dari kisah cintanya yang tak kunjung indah? #alaSilet *Zoom in* *Zoom out*

kalo ditanya kenapa jawaban gue begitu kalo ditanya sama temen-temen?
karna gue sejatinya memang masih widya. ketua cuman jabatan sementara aja. haha ga ada yang berubah dari itu semua.
pernah beberapa hari yang lalu gue ikutan silahturahmi antar komunitas gitu. terus temen gue sempet bilang, "wid, udah lo nanti pas perkenalin diri kenalin diri aja, kalo lo ketua YAFI" gue cuman terkekeh. tapi tetep aja gue ngenalin dirinya, "halo sahabat-sahabat yang super, saya widya dari YAFI" heuheu. gue ga mau orang kenal gue karna ketuanya. bukan karna widyanya.

ngehkan maksud gue?
kalo kita dikenal karna status, bukan ga mungkin saat status (jabatan atau apapun) kita ditanggalkan, terus orang-orang yang kenal kita karna status meninggalkan. tapi kalo dikenal sebagai diri kita sendiri tanpa embel-embel status, orang lain mau kenal sama kita pure gitu. ya gasih?
walaupun ini balik lagi keorangnya sih. ke personal orangnya masing-masing.

tapi ya inilah gue. gue tetep mau dikenal sebagai widya yang ini yang itu, bukan widya yang ketua YAFI :) bukan ga bangga sama status dan kepercayaan yang dikasih sih. tapi gue lebih mau bangga sebagai widya yang ini itu. kayaknya lebih longlast gitu. heuheuheu

dan, gue ga pernah nyalahin setiap orang untuk bangga akan kedudukannya. karena itu hak mereka.
yup, kita sebagai manusia punya hak masing-masing untuk dikenal sebagai apa. dan dilihat seperti apa.
kalo lo, maunya dilihat sebagai apa dan seperti apa? :)

You Might Also Like

0 comments

Pinterest

Like us on Facebook

Flickr Images

Subscribe