Percakapan siang.

00.03.00

"Sudahlah. Mau orang lihat atau tidak biarkan saja. Memang siapa mereka? Tuhan yang tahu kualitas dirimu? Lagipula, berubah atau tidak itu urusan kau dengan akukan? Ya dengan Tuhan juga sih. Tapi bukan untuk mereka. Berubah itu untuk diri sendiri. Memantaskan diri. Agar Tuhan bangga, kau tidak siasia bagi semesta.
Apapun yang mereka pikirkan tentangmu bukan urusanmu yang penting kau tahu salahmukan? Sudah sudah jangan begitu lagi!"

"Kamu tahu tidak kata-kata yang paling indah yang pernah aku dengar? Begini, 
sebaik-baiknya balas dendam adalah dengan tidak membalasnya. Tapi aku punya yang lebih indah. Begini, 
Sebaik-baiknya balas dendam adalah dengan tidak membalasnya. Kalaupun harus dibalas, balaslah dengan hal yang manis, pembuktian diri"


"Jika kesempatannya sudah habis, tidak usah layu. Kaukan bisa minta Tuhan untuk memberikan kesempatan dipintu yang lain. Kau lupa ya? Bukankah Tuhan lebih tau yang terbaik untuk dirimu? Hidup itu bukan tentang apa yang kamu inginkan, tapi kamu butuhkan"


Iya. Iya. Terima kasih, hati dan diri. Selamat tidur siang!

You Might Also Like

0 comments

Pinterest

Like us on Facebook

Flickr Images

Subscribe