Indah pada masanya.
06.38.00
Beberapa hari kemarin gue dapet kiriman foto dari sahabat
gue pas jaman SMA. Gue langsung senyam-senyum sendiri. menyadari bahwa ukuran
pipi gue berubah drastis, dari jaman SMA hingga sekarang. Hahaha
Dulu yang lugu, serba ingin tau, ah lucunya masa-masa
itu.
Sampe sahabat gue ngirimin dua foto yang bikin
gue ketawa-ketawa sendiri. foto gue dengan sosok pria masa SMA. Nyengir
kesenengan karena di gangguin sama kerabat lain jaman SMA, muka lusuh yang
penuh malu, sinaran mata yang bebas dan apa adanya. Sesimpel itu. Gue rindu
sesimpel itu. Sesimpel masa SMA dahulu.
Tapi rindu ini tentang masa itu bukan sosok
dahulu. Masa SMA. Masa cinta-cintaan yang malu-malu. Masa dimana kita tumbuh
dan berani menantang hari esok dengan semangat. Gue rindu, sekali lagi.
Cinta saat itu, indah pada masanya. Indah pada
saat itu. Mungkin, ini yang dibilang cinta buta. Buta pada waktu itu. Haha
karena dulu saling menyangka sempurna untuk satu sama lain. Menyangka bahwa
hidup begitu tak indah tanpa saling melengkapi. Hingga waktu akhirnya
membuktikan bahwa campur tangan Tuhan maha dahsyat adanya ketimbang rencana dua
bocah ingusan yang sedang di mabuk cinta. Karena hasilnya? Dua bocah ingusan
tumbuh berlainan arah dan tetap bahagia. Lebih bahagia, lebih tepatnya.
Mungkin jika,
mencoba mengulang setiap detik memori yang terekam dan mengaplikasikannya pada masa
sekarang tak lagi sama hasilnya. Tak lagi seindah foto itu. Karena ini semua
tentang masanya. Masa yang tidak akan pernah
datang dua kali. Masa yang harus di nikmati sekali. Karena semua, indah
pada masanya
0 comments