#PutusItuSederhana
08.05.00Baru kali ini gue putus secara sederhana.
Ga pake urat, ga pake ngotot, ga pake marah, cuma pake cinta yang tersisa *ngelap air mata* *seka ingus*
Kenapa sederhana?
Karna sesederhana sayang gue ke dia. Sederhana. Tulus. Ikhlas. Tanpa paksaan.
Dan seperti itulah perpisahan saya, sederhana, tak ada paksaan untuk terus bersama.
Bukannya ga mau buat terus bareng sih.
Tapi, gue pikir.
Ini seribu lebih baik, daripada harus memaksakan untuk selalu bareng, dan 'hidup' pada hubungan yang ga kondusif lagi.
Dan ini lebih baik, daripada nanti kedepan ada yang tersakiti atau malah saling menyakiti karna keegoisan masing masing.
Ya ga?
Putus tetap nyakitin sih. Tapi, at least, dengan kesederhanaan yang kami buat, mengurangi rasa yang timbul.
Karna bisa lebih cepet maafin satu sama lain :) semoga...
Satu hal yang selalu gue pahami dalam hidup.
Tuhan menciptakan alam ini secara berpasangan. Pertemuan juga dipasangkan dengan perpisahan.
Jadi, kalo gue sudah siap untuk jatuh cinta gue harus siap, untuk menelan kegagalan (kalo gagal) nantinya :)
Semoga melupakan juga sederhana.
Sesederhana gue melepaskan semua :D
"If you love someone, let them go. If they return, they we're always yours. If they don't, they never were"
0 comments